Sabtu

Manusia Ada Karena Sumber Air Minum Tetap Terjaga

10 komentar
Air Merupakan Komponen Penting bagi Semua Makhluk Hidup, khususnya Manusia karena pada dasarnya Tubuh Manusia terdiri dari 55% sampai 78% air. 

Itu karena Tidak ada satupun reaksi kimia dalam tubuh manusia yang berlangsung tanpa adanya air. Itulah mengapa jika kebutuhan itu tidak terpenuhi, maka metabolisme dalam tubuh manusia kan terganggu, lebih-lebih bisa mengakibatkan  Dehidrasi pada tubuh Manusia, Dehidrasi sendiri berkurangnya cairan dari dalam tubuh secara berlebihan, dan perlu diketahui bahwa Dehidrasi pada tingkat yang sudah berat  dapat mengakibatkan hilang kesadaran, bahkan koma.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa kehidupan manusia juga bergantung pada air yang mereka minum. Selain mengkonsumsi Air untuk tetap bisa beraktifitas, manusia juga banyak menggunakan air untuk keperluan sehari-hari mereka, seperti : mencuci (Pakaian, Motor, Mobil,dll), Mandi, bersuci(wudhu) bagi muslim, sikat gigi, menyiram tanaman, mengisi kolam, mengepel lantai, dan masih banyak lagi. Namun masih banyak orang yang masih menganggap Air sebagai sesuatu yang tak berharga, itu terbukti dengan banyaknya manusia yang masih menghambur-hamburkan Air tanpa ada Usaha untuk menghematnya.

Manusia dan Air yang mereka gunakan
Taukah kita bahwa para ahli Gizi menganjurkan kita yang memiliki kondisi normal untuk minum 8 gelas sehari atau setara 2 liter, selain itu kebutuhan air juga bergantung pada kondisi lingkungan kita, karena orang yang bekerja di ruangan ber-AC dan ruangan yang panas membutuhkan Volume Air yang berbeda, sehingga wajar jika mereka yang bekerja di tempat yang panas akan lebih banyak mengkonsumsi Air, bahkan lebih dari 8 gelas / 2 liter sesuai standart yang di anjurkan. Bisa di simpulkan bahwa secara umum manusia memerlukan 2 liter air hanya untuk minum, belum lagi kebutuhan lainnya, dan itu hanya untuk 1 individu, dan ini bisa kita kalikan dengan jumlah penduduk di dunia, atau mungkin lebih dipersempit lagi dengan melihat jumlah penduduk di Indonesia, Berapa banyak Air yang kita konsumsi perharinya ? Lalu Masihkan kita berfikir bahwa Air tidak lah berharga dan masih tetep ingin menghambur-hamburkannya ?
Faktanya  Manusia justru sibuk menghabiskan Air yang mereka miliki, tanpa berfikir untuk berhemat untuk Tetap bisa merasakan fungsinya, ini mengakibatkan banyak masyarakat yang menganggap bahwa air merupakan barang bebas. Karena Mereka merasa bebas menghambur-hamburkannya asal mampu membelinya. Namun kini kita bisa melihat munculnya beberapa kasus kelangkaan air di beberapa wilayah, harusnya dengan melihat kondisi tersebut manusia lebih bisa memandang air sebagai barang yang harus di hemat (digunakan seperlunya)dan di jaga, karena kalau bukan kita sebagai manusia yang turut menjaga air, maka Siapa Lagi ?


Kelangkaan Air itu Nyata !


Indonesia  memiliki curah hujan tahunan rata-rata mencapai 2.779 mm , namun kini Indonesiapun terancam oleh adanya Krisis Air, menurut data Deptan, dari seluruh curah hujan itu, hanya 270 mm (34 persen) saja yang tersimpan di dalam tanah menjadi air. Sisanya, sekitar 66 persen menjadi air limpasan permukaan (run off) yang sebagian besar mengakibatkan bencana banjir.
Sedangkan menurut Amien Widodo, ahli tata guna air mengungkapkan, perilaku yang juga menyebabkan terjadinya kelangkaan air bersih adalah pengambilan air tanah yang tidak proporsional yang kerap digunakan dalam industri dan pertanian. Di kawasan hulu tidak ada penambahan air yang meresap, di bagian tengah terjadi pengambilan berlebih maka di kawasan pantai air tanah akan tercemar air laut karena intrusi air laut. 
Dan sekali lagi, manusia turut mengambil peran penting dari penyebab kelangkaan Air ini.

Banyak kota di indonesia mengalami krisis air, salah satunya yang di alami oleh masyarakat di daerah jakarta di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Muara Angke, Penjaringan, Kamal, Cengkareng, yang harus mandi, mencuci pakaian dan perkakas mereka dengan air got yang di endapkan karena krisis air di daerah mereka.


Tidak hanya itu Krisis air juga melanda Ngawi, Jawa timur bahkan telah meluas ke puluhan desa di delapan kecamatan. 

Warga harus antre selama berjam-jam untuk mendapatkan bantuan air bersih. Karena jumlah yang terbatas, bantuan air bersih pun dijatah, bahkan banyak dari mereka yang telah turut antre namun tidak kebagian, di akibatkan bantuan yang disediakan sudah habis. kondisi ini juga terjadi di Pangkal Pinang, Jombang, dan Kediri.
Ini hanya beberapa kasus dari banyak kasus krisis airdi indonesia. Saat ini mungkin mereka yang merasakan kesulitan untuk mencari tetesan Air bersih hanya sekedar untuk Minum, Mandi ataupun mencuci, dan tak menutup kondisi ini bisa saja terjadi kepada kita mungkin nanti, atau bisa saja besok giliran kita yang merasakannya. Karena itulah kita patut bersyukur atas karunia tuhan yang di berikan kepada kita, yakni berupa kemudahan dalam memperoleh air bersih serta melimpah. Dan rasa syukur itupun akan lebih baik, jika diserta dengan usaha untuk menjaga dan menghematnya.

Kelangkaan Air, apa Sebabnya ?
  • Jumlah populasi yang terus meningkat
Peningkatan Populasi Manusia yang tidak diserta dengan pemahaman akan Sanitasi Air, pada akhirnya berdampak pada sanitasi yang buruk yang akan berpengaruh besar pada kualitas air.
  • Pencemaran Air
Banyaknya sampah-sampah yang menumpuk di sungai turut mengakibatkan pencemaran air, inipun akibat dari ulah manusia, dan akibatnyapun kembali ke manusia lagi..
  • Penggundulan Hutan
Hutan kehilangan fungsinya sebagai daerah tangkapan Air Akibat ulah segelintir pihak yang hanya memikirkan keuntungan pribadi.


Solusi Kelangkaan Air ?
Salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan Air ini adalah dengan Konservasi Air,
Konservasi Air merupakan upaya dalam pemelihara keberadaan sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas serta kualitas yang tetap memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup, untuk sekarang dan masa depan.


Pemerintah sendiri telah memberikan pemahaman tentang penghematan Air, salah satunya saat peringatan Hari Air Dunia tahun 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA), yang meliputi 6 komponen, yaitu:
  • Penataan ruang, pembangunan fisik, pertanahan dan kependudukan;
  • Rehabilitasi hutan dan lahan serta konservasi sumber daya air
  • Pengendalian daya rusak air
  • Pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air
  • Penghematan penggunaan dan pengelolaan permintaan air
  • Pendayagunaan sumber daya air secara adil, efisien, dan berkelanjutan.

Pemerintah sendiri telah melakukan berbagai cara dengan tujuan untuk Melestarikan Sumber Air Bersih, Agar semua warga Indonesia mampu merasakan kenikmatan Air yang sama (Air Yang Bersih). kita sebagai warna Negara sepatutnya turut mendukung, bukan hanya menunggu tindakan dari pemerintah, atau justru saling menyalahkan satu sama lain. Karena semua Perencanaan Penyelamatan Air ini membutuhkan bantuan kita untuk mewujudkannya, di mulai dari diri kita, untuk lingkungan sekitar kita.


Awali dengan Perbaikan Kualitas Air guna penghematan Sumber Daya Air
Jika kita mampu melakukan perbaikan Kualitas Air, maka tidak ada rasa takut lagi dari kita untuk mengkonsumsi air (Air Tanah / Air PAM), dikarenakan adanya resiko terkena bakteri yang menyebabkan penyakit dimana bakteri itu bisa saja berada di Air yang kita Minum. Dengan demikian kitapun akan mampu melakukan penghematan Sumber Daya Air Bersih, Agar Anak dan Cucu pun masih bisa merasakan Kenikmatan Air yang Bersih dan Sehat.

Ini merupakan salah satu dari banyak tindakan yang bisa kita lakukan untuk mendukung usaha pelestarian Sumber Air Minum , masih banyak lagi tindakan yang bisa kita lakukan seperti :

Pemanfaatan Tadahan Air Hujan.
Walaupun tidak untuk di minum tapi setidaknya Tadahan Air Hujan tersebut masih bisa di gunakan sebagai pengganti dalam sebagian fungsi Air bersih, seperti untuk menyiram Tanaman, Membersihkan Kloset, dan hal-hal lain yang tidak membutuhkan Air Bersih dalam prosesnya.

Peresapan Air Hujan.
 Peresapan air hujan ke dalam tanah mampu mengurangi volume limpasan permukaan, sehingga bencana banjirpun dapat dikurangi. Dan di sisi lain proses peresapan Air Hujan ini sangat bermanfaat bagi penambahan cadangan air tanah, sekaligus dapat menghambat intrusi air laut, yang di akibatkan karena kurangnya air di daratan, sehingga konsentrasi air menurun, sehingga menimbulkan rongga di dalam tanah yang pada akhirnya terisi dengan air laut.

Publikasi masalah Krisis Air kepada masyarakat sekitar.
 Ada banyak dari mereka yang belum tau bahwa kini kita dalam situasi krisis air, sehingga masih banyak pula yang masih menghambur-hamburkan air tanpa mengetahui akibatnya, dan ini menjadi tugas kita bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kondisi saat ini, selain melalui lisan secara langsung,media TV, Radio dan media cetak seperti koran, fungsi blogger juga sangat penting dalam kondisi ini, karena 1 postingan dari 1 blogger akan sangat berarti, untuk berbagi informasi penting ini kepada khalayak umum, karena kini media penyebaran informasi yang bayak digemari adalah internet, dimana segala informasi dapat dengan cepat di buat dan cepat pula tersebar.


Dengan Demikian kita bisa turut ambil tindakan, tidak hanya diam menunggu pemerintah ataupun oranglain guna menyelesaikan kondisi ini.
Ingat bahwa Menjaga Sumber Air = Menjaga Diri Kita Sendiri, karena Lebih dari separuh tubuh kita terdiri dari Air. Bayangkan jika separuh bagian tersebut hilang atau tak lagi tersedia dengan mudah, tentu dampaknya akan kembali kepada kita Manusia. oleh Karena itu mari kita jaga Amanah dari tuhan berupa Air yang masih bisa kita nikmati, dengan melestarikan dan menghematnya, agar kita serta anak dan cucu kita bisa menikmati segarnya Air bersih.

Di awali dari DIRI KITA SENDIRI mulai dari SEKARANG !!!

10 komentar:

  1. bener banget gan,air adalah sumber kehidupan utama bagi makhuk hidup

    BalasHapus
  2. Ternyata kita harus mengkonsumsi air 8 gelas atau 2 liter perhari ya... Info bermanfaat nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gan, itu standart yang di anjurkan ahli gizi.
      tapi kebutuhan air juga bergantung kondisi dan lokasi orangnya berada.
      katena orang yang berada di lingkungan yang panas pasti akan membutuhkan banyak air dari yang yang berada di lingkungan yang sejuk

      Hapus
  3. .. wachhhhh,, ini lagi ikutan kontes kah?!? GudLuck ya?!? ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.
      Terima Kasih udah mau berkunjung :)

      Hapus
  4. Nice gan kunjungan malam..:)

    BalasHapus
  5. weiiii... kayanya ini lomba ya. lengkap amat , sukses dah ini lombanya. :D

    BalasHapus